Part Inventory Management
Kekurangan sparepart dapat memperlambat perbaikan kendaraan, sementara stok berlebih justru membebani biaya operasional. Sistem part inventory management membantu perusahaan mengelola ketersediaan sparepart secara lebih akurat dan memastikan setiap kebutuhan maintenance dapat dipenuhi tepat waktu tanpa mengganggu cash flow bisnis.
- Fast moving, medium moving, slow moving
- Minimum stock alert
- Histori penggunaan sparepart
- Purchase tracking dan supplier management
- Stock analysis & forecast

Spare Parts Inventory Management
Sparepart yang Tidak Tersedia Bisa Menghentikan Operasional Armada
Dalam operasional fleet downtime kendaraan sering kali bukan hanya karena kerusakan unit tetapi akibat sparepart yang tidak tersedia saat dibutuhkan.
Ketika proses maintenance tertunda karena stok kosong, dampaknya bisa menjalar ke berbagai area operasional.
- Kendaraan menunggu di workshop
- Pengiriman terganggu
- Produktivitas armada menurun
- SLA pelanggan berisiko tidak tercapai
Centralized Sparepart Inventory
Persediaan Sparepart Terkelola dalam Satu Sistem
Kelola seluruh stok sparepart kendaraan dari berbagai workshop, pool maupun gudang dalam satu dashboard terpusat.
Setiap pergerakan inventory tercatat otomatis sehingga tim maintenance dan procurement memiliki visibilitas lebih baik terhadap kondisi stok aktual.
- Lokasi penyimpanan
- Jumlah stok tersedia
- Safety stock level
- Nama & kategori sparepart
- Part number & OEM reference
- Histori transaksi inventory


Minimum Stock Alert
Hindari Kehabisan Sparepart Kritis Saat Dibutuhkan
Komponen tertentu memiliki tingkat penggunaan tinggi dan sangat memengaruhi operasional kendaraan. Ketika stok habis tanpa disadari, proses maintenance bisa terhambat.
Sistem memberikan laporan otomatis ketika stok mulai menipis sehingga tim procurement dapat melakukan pembelian lebih cepat.
- Workshop scheduling lebih stabil
- Risiko downtime lebih rendah
- Maintenance lebih cepat diselesaikan
- Pengadaan sparepart lebih terencana
Sparepart Usage Tracking
Ketahui Sparepart Digunakan di Kendaraan Mana dan Kapan
Laporkan dan tindak lanjuti masalah kendaraan lebih cepat melalui sistem issue management terintegrasi.
Histori penggunaan sparepart membantu perusahaan memahami pola kerusakan kendaraan dan mengevaluasi efisiensi maintenance.
Benefit:
- Mengurangi risiko misuse sparepart
- Histori kendaraan lebih lengkap
- Evaluasi recurring replacement lebih mudah
- Kontrol biaya maintenance lebih akurat

Multi Warehouse & Workshop Management
Kelola Stok dari Banyak Lokasi Tanpa Kehilangan Kendali
Untuk perusahaan dengan banyak workshop atau pool kendaraan, pengelolaan sparepart sering menjadi tantangan karena data tersebar di berbagai lokasi.
- Mengetahui stok antar lokasi
- Transfer sparepart
- Menentukan lokasi penyimpanan
- Mengurangi duplikasi pembelian
Procurement & Purchase Control
Pembelian Sparepart Lebih Terukur dan Tidak Berlebihan
Keterlambatan maintenance justru terjadi karena sparepart yang dibutuhkan tidak tersedia saat kendaraan masuk workshop.
Dengan insight inventory yang lebih lengkap perusahaan dapat merencanakan pengadaan sparepart yang lebih efisien.
Keterlambatan Perbaikan Kendaraan
Kendaraan yang seharusnya dapat segera kembali beroperasi harus tertahan lebih lama di workshop karena menunggu ketersediaan sparepart tertentu.
Gangguan Jadwal Pengiriman
Ketika unit belum selesai diperbaiki jadwal pengiriman berpotensi tertunda dan dapat memengaruhi target distribusi maupun kepuasan pelanggan.
Penurunan Produktivitas Armada
Semakin banyak kendaraan yang idle akibat proses perbaikan tertunda, semakin rendah tingkat utilisasi armada secara keseluruhan.
Peningkatan Biaya Operasional
Kondisi stok yang tidak terkontrol sering memicu pembelian mendadak dengan harga lebih tinggi, penggunaan vendor alternatif, hingga biaya ekspedisi cepat.
Risiko Tidak Tercapainya SLA Pelanggan
Keterlambatan armada dapat berdampak pada performa layanan dan meningkatkan risiko tidak terpenuhinya service level agreement (SLA) yang telah disepakati dengan pelanggan.
Overstock dan Dead Stock
Sebaliknya, pembelian sparepart tanpa perencanaan yang baik dapat menyebabkan penumpukan stok, modal tertahan terlalu lama, hingga sparepart tidak terpakai sebelum masa pakainya habis.
Pastikan Sparepart Selalu Siap Saat Armada Membutuhkannya
Sistem inventory sparepart yang lebih rapi, akurat dan mudah dikendalikan agar proses maintenance berjalan tanpa hambatan.