Work Order Management

Membantu perusahaan mengelola seluruh aktivitas maintenance kendaraan melalui alur kerja yang lebih rapi, terdokumentasi dan mudah dipantau antar tim operasional.

Mulai dari laporan kerusakan, penugasan teknisi, kebutuhan sparepart hingga status penyelesaian pekerjaan — semua dalam satu sistem.

  • Pembuatan work order digital
  • Penugasan mekanik
  • Tracking progress perbaikan
  • Penggunaan sparepart
  • Histori pekerjaan
WO

Pentingnya Work Order

Proses Maintenance Lebih Mudah dan Terarah

Dalam operasional armada, pekerjaan maintenance yang tidak memiliki alur kerja jelas sering menyebabkan keterlambatan perbaikan, miskomunikasi antar tim hingga kendaraan terlalu lama berada di workshop.

Work order membantu perusahaan memastikan setiap kebutuhan perbaikan tercatat dengan baik, memiliki penanggung jawab yang jelas serta dapat diproses sesuai prioritas operasional.

  • Pembuatan work order digital
  • Penugasan mekanik
  • Tracking progress pekerjaan
  • Penggunaan sparepart
  • Pekerjaan jasa dengan flat rate
  • Histori pekerjaan

Mechanic Assignment

Distribusi Pekerjaan Lebih Seimbang dan Terkontrol

Tidak semua pekerjaan maintenance membutuhkan penanganan yang sama. Beberapa jenis perbaikan mungkin memerlukan teknisi khusus atau vendor tertentu.

  • Menentukan mekanik
  • Menyesuaikan prioritas
  • Mengurangi bottleneck pekerjaan
  • Mengatur kapasitas pekerjaan
mechanic assignment

Sparepart Allocation in Work Order

Penggunaan Sparepart Lebih Transparan

Setiap pekerjaan maintenance sering melibatkan berbagai sparepart dengan biaya yang berbeda.

  • Sparepart yang digunakan
  • Jumlah pemakaian
  • Ketersediaan stok
  • Harga komponen

Dengan pencatatan ini, perusahaan dapat mengurangi risiko kehilangan sparepart, penggunaan yang tidak terdokumentasi hingga pembengkakan biaya maintenance.

Analytics & Work Order Performance

Ubah Data Maintenance Menjadi Insight Operasional

Data work order bukan hanya dokumentasi pekerjaan tetapi juga sumber insight untuk meningkatkan efisiensi operasional armada.

  • Average repair time
  • Produktivitas mekanik
  • Cost per work order
  • Kendaraan dengan work order tertinggi
  • Jenis kerusakan paling sering terjadi
  • Waktu tunggu sparepart
integrated

Integrasi Sistem

Work Order Terhubung ke Seluruh Operasional

Kelola proses maintenance lebih efisien melalui integrasi work order dengan berbagai sistem operasional. Setiap aktivitas perbaikan dapat terhubung langsung dengan data kendaraan, stok sparepart, pengingat servis, hingga kebutuhan operasional lapangan untuk menciptakan workflow maintenance yang lebih cepat dan terstruktur.

Hubungkan work order dengan sistem keuangan untuk membantu pencatatan biaya servis, pembelian sparepart, biaya tenaga kerja hingga evaluasi maintenance cost per kendaraan secara lebih transparan.

Sinkronkan work order dengan inventory management untuk memastikan ketersediaan sparepart, mengurangi risiko stock-out dan mencatat penggunaan komponen secara otomatis pada setiap pekerjaan maintenance.

Gunakan data GPS dan telematics untuk membantu menentukan kebutuhan maintenance berdasarkan jarak tempuh, pola penggunaan kendaraan hingga kondisi operasional aktual di lapangan.

Terintegrasi dengan service reminder agar pekerjaan maintenance dapat dibuat otomatis berdasarkan jadwal servis, kilometer kendaraan atau interval maintenance tertentu.

Memudahkan tim operasional, supervisor maupun mekanik untuk membuat, menerima dan memperbarui status pekerjaan langsung melalui aplikasi mobile tanpa bergantung pada proses manual.

Jadikan Proses Maintenance Armada Lebih Terkontrol dengan Work Order Digital

Buat alur kerja maintenance yang lebih rapi, transparan dan mudah dikelola untuk membantu tim operasional bekerja lebih cepat dan mengurangi downtime kendaraan.

Our team is here to answer your questions. Lets Talk
Scroll to Top